Tabel Referensi
Konverter Angka Romawi
Angka Romawi adalah sistem bilangan yang berasal dari Roma kuno, menggunakan kombinasi huruf (I, V, X, L, C, D, M) untuk mewakili nilai. Masih digunakan hingga kini pada jam, bab buku, sekuel film, dan garis besar formal. Alat ini mengkonversi antara angka Arab standar (1–3999) dan angka Romawi.
FAQ
Q: Apa itu angka Romawi?
A: Angka Romawi adalah sistem bilangan yang berasal dari Roma kuno. Menggunakan tujuh simbol dasar: I(1), V(5), X(10), L(50), C(100), D(500), M(1000). Angka dibentuk dengan menggabungkan simbol-simbol ini menggunakan aturan penjumlahan dan pengurangan.
Q: Bagaimana cara kerja pengurangan dalam angka Romawi?
A: Ketika nilai yang lebih kecil muncul sebelum nilai yang lebih besar, nilainya dikurangkan: IV=4, IX=9, XL=40, XC=90, CD=400, CM=900.
Q: Mengapa batas maksimumnya 3999?
A: Notasi angka Romawi standar tidak dapat mewakili angka 4000 ke atas tanpa konvensi tambahan seperti vinculum (garis di atas). Angka 3999, ditulis MMMCMXCIX, adalah angka terbesar yang dapat dinyatakan dalam angka Romawi dasar.
Q: Apakah angka Romawi masih digunakan sekarang?
A: Ya. Angka Romawi umum digunakan pada jam, penomoran bab dalam buku, tanggal hak cipta film dan acara TV, nama raja dan paus (mis. Elizabeth II), penomoran Super Bowl, dan garis besar dokumen formal.
Q: Apa angka Romawi untuk nol?
A: Tidak ada angka Romawi untuk nol. Sistem angka Romawi dikembangkan sebelum konsep nol diperkenalkan ke matematika Eropa. Kata "nulla" (berarti "tidak ada") kadang digunakan dalam konteks abad pertengahan.