Konverter Basis Bilangan

Konversi bilangan antara biner, oktal, desimal, dan heksadesimal secara real time.

Konversi Umum

DesimalBinerOktalHex
0000
1111
21022
31133
410044
510155
611066
711177
81000108
91001119
10101012A
11101113B
12110014C
13110115D
14111016E
15111117F
16100002010
321000004020
64100000010040
1281000000020080
25511111111377FF
256100000000400100
1024100000000002000400

Tentang Basis Bilangan

Basis bilangan (atau radix) menentukan berapa banyak digit unik yang digunakan untuk mewakili angka. Biner (basis 2) hanya menggunakan 0 dan 1 dan merupakan fondasi semua komputasi digital. Oktal (basis 8) digunakan secara historis dalam sistem komputasi awal. Desimal (basis 10) adalah sistem standar dalam kehidupan sehari-hari. Heksadesimal (basis 16) banyak digunakan dalam pemrograman karena menyediakan representasi data biner yang ringkas — satu digit hex mewakili tepat empat digit biner.

FAQ

Bagaimana cara mengkonversi biner ke desimal?

Setiap digit biner mewakili pangkat 2, dimulai dari kanan. Misalnya, 1011 dalam biner = 1×2³ + 0×2² + 1×2¹ + 1×2⁰ = 8 + 0 + 2 + 1 = 11 dalam desimal.

Mengapa heksadesimal digunakan dalam pemrograman?

Heksadesimal populer karena setiap digit hex sesuai dengan tepat 4 bit biner. Ini memudahkan representasi nilai biner besar secara ringkas — misalnya, byte 11111111 hanyalah FF dalam hex.

Untuk apa oktal digunakan?

Oktal umum digunakan dalam izin file Unix/Linux (mis. chmod 755) dan secara historis digunakan dalam sistem komputasi lama. Setiap digit oktal mewakili tepat 3 bit biner.

Bisakah alat ini menangani angka yang sangat besar?

Ya. Konverter ini menggunakan BigInt secara internal, sehingga dapat mengkonversi angka berukuran apa pun secara akurat tanpa kehilangan presisi.

Karakter apa yang valid untuk setiap basis?

Biner: 0 dan 1. Oktal: 0–7. Desimal: 0–9. Heksadesimal: 0–9 dan a–f (tidak membedakan huruf besar/kecil).